Wednesday, 20 May 2015

Invasi Media Melanda Kehidupan Umat



Invasi Media Melanda Kehidupan Umat

Adolf Hitler punya seorang ahli propaganda terkenal, joseph Gobbels. Dia terkenal dengan teori Big Lie, “jika kamu terus mengulang-ulang menyiarkan suatu kebohongan, masyarakat lama-lama akan mempercayainya, bahkan kamu sendiri akan ikut mempercayainya,” cetus Gobbels. Teori Big Lie dikembangkan oleh Nazi Jerman, sebagai predator Yahudi. Namun selanjutnya teori itu banyak dianut oleh media-media pendukung Zeonisme. Fakta-fakta penting yang harus diketahui kaum muslim dalam konteks Ghazwul fikri (perang informasi) di era dewasa ini diantaranya:

Ø  1,5 miliar muslim diseluruh dunia tak mampu, tak bisa bergerak menghadapi Amerika Serikat dan Zionis Israel karena urat syaraf mereka dan hati mereka sudah dikendalikan oleh korporasi media massa ,milik zionis Israel. (Mashadi mantan anggota DPR RI 1994-2004)

Ø  Muhammad Mursi ditangkap aparat Mesir, pasca kudeta militer Jendral As sissi pada 3 juli 2013. Presiden mursi bukan hanya di kudeta oleh militer tetapi sejak awal 2013 terus menerus dikeroyok oleh media-media sekuler sehingga ribuan pendukung Mursi terbunuh akibat kekejaman militer. Media-media sekuler diseluruh dunia berdiam diri atas tragedi demokrasi dan pembantaian HAM ini.

Ø  Media massa adalah penguasa Negara sesungguhnya mereka mengarahkan dukungan masyarakat terhadap sebuah pemerintahan. Jika mereka mau akan menyetirakal masyarakat akan mendukung suatu pemerintah, jika tidak mereka akan menggalang kekuatan publik untuk menjatuhkannya.

Ø  Anda dan saya penggemar good news sudah terlalu sering merasakan betapa kita didiskriminasi oleh sajian-sajian bad news. Berita baik sudah tidak lagi memenuhui unsur jurnalistik manapun dan inipun tentunya suatu kebohongan (Effendi Ghazali, pakar komunikasi politik)

Ø  Pasca penindasan keji dimesir oleh Jendereal As sissi, tokoh liberal yang tergabung dalam PDIP Zuhairi Misrawim,mengemukakan kata-kata bernada ancaman kaum Islamis dinegeri ini patut bersyukur. Karena kita tidak akan membunuh mereka. diMesir mereka dibunuh dan dinistakan,” kata-kata ini mendapatkan tanggapan dari Artawijaya, seorang penulis muslim, “ucapan itu tidak keluar, kecuali dari mulut orang yang cacat moral dan intelektual.”

Ø  Kasus terorisme memang pengalihan isu untuk kasus yang melibatkan penguasa kata Ansyad Mbai, ketua BNPT.

Ø  Media memiliki 10 kesamaan fungsi dengan Al-Qur’an, yaitu sebagai informasi, sarana edukasi, sumber hiburan, sarana promosi, inspirasi gaya hidup, pengarah opini, pengarah tindakan politik, sumber rujukan hukum,dan sumber data sejarah.

Ø  “Jika emas merupakan kekuatan pertama kita untuk mendominasi dunia, maka dunia jurnalistik merupakan kekuatan kedua bagi kita,” kata Rashoron, seorang rabi yahudi dalam sebuah Khutbah di tahun 1869, di Braga Yunani. Tidak lama setelah itu Theodore Herlz, membentuk protokol Zionisme di Bassel Swiss.

No comments:

Post a Comment