Saturday, 14 March 2015
Thursday, 12 March 2015
Anggota Muda Gerakan Pramuka
Anggota Muda Gerakan Pramuka
Pramuka Penggalang
Penggalang adalah sebuah golongan setelah pramuka Siaga. Anggota Pramuka Penggalang
berusia dari 11 – 15 tahun. Disebut Pramuka Penggalang karena sesuai dengan
kiasan pada masa penggalangan perjuangan bangsa Indonesia, yaitu ketika rakyat
Indonesia menggalang dan mempersatukan dirinya untuk mencapai kemerdekaan
dengan adanya peristiwa bersejarah yaitu konggres para pemuda Indonesia yang
dikenal dengan " Soempah Pemoeda" pada tahun 1928 .
Kode kehormatan Kode Kehormatan bagi Pramuka Penggalang ada dua, Tri Satya (janji
Pramuka Pengalang), dan Dasa Darma
(ketentuan moral Pramuka Penggalang).
Adapun isinya adalah :
Trisatya
Pramuka Penggalang
Demi kehormatanku aku berjanji
akan bersungguh-sungguh :
1. Menjalankan kewajibanku terhadap Tuhan, Negara
Kesatuan Republik Indonesi dan mengamalkan Pancasila.
2. menolong sesama hidup dan mempersiapkan diri membangun
masyarakat.
3.
Menepati Dasadarma.
Dasadarma
Pramuka itu :
1.
Taqwa Kepada Tuhan Yang maha Esa.
2.
Cinta Alam dan kasih sayang sesama manusia.
3.
Patriot yang sopan dan kesatria.
4.
Patuh dan suka bermusyawarah.
5.
Rela menolong dan tabah.
6.
rajin, trampil dan gembira.
7.
Hemat, cermat dan bersahaja.
8.
Disiplin,
berani dan setia.
9.
Bertanggungjawab
dan dapat dipercaya.
10. Suci dalam pikiran, perkataan dan perbuatan.
Satuan – satuan terkecil dalam Pramuka
Penggalang disebut Regu dan Kesatuan dari beberapa Regu disebut Pasukan. Setiap
Regu beranggotakan 5 – 10 orang Pramuka Penggalang dan dipimpin oleh seorang
Pemimpin regu (Pinru) yang dipilih oleh anggota regu itu sendiri. Masing-masing
Pemimpin Regu ini nanti akan memilih satu orang dari mereka yang akan menjadi
Pemimpin regu Utama yang disebut Pratama.
Pasukan yang terdiri dari beberapa regu tersebut dipimpin oleh seorang Pratama.
Dalam Golongan Pramuka Penggalang
ada tiga tingkatan, yaitu:
1. Penggalang Ramu
2. Penggalang Rakit
3. Penggalang Terap
Setiap anggota Penggalang yang
telah menyelesaikan SKU (Syarat Kecakapan Umum) berhak mengenakan TKU ( Tanda
Kecakapan Umum ) sesuai tingkatannya yang dikenakan pada lengan baju sebelah
kiri dibawah tanda barung berwarna dasar Merah. TKU untuk Penggalang berbentuk
sebuah janur yang terlipat dua dengan gambar Manggar yakni nama bunga pohon kelapa.
Pramuka Siaga
Siaga adalah
sebutan bagi anggota Pramuka yang berumur 7 – 10 tahun. Disebut Pramuka Siaga
karena sesuai dengan kiasan pada masa perjuangan bangsa Indonesia, yaitu ketika
rakyat Indonesia mensiagakan dirinya untuk mencapai kemerdekaan dengan ditandai
berdirinya Boedi Oetomo pada tahun 1908 sebagai tonggak awal perjuangan bangsa
Indonesia.
Kode kehormatan
Kode Kehormatan
bagi Pramuka Siaga ada dua, yaitu Dwi Satya (janji
Pramuka Siaga), dan Dwi Darma (ketentuan moral Pramuka
Siaga). Adapun isinya adalah :
Dwi Satya
a. Demi kehormatanku, aku berjanji akan : bersungguh-sungguh.
b. menjalankan kewajibanku terhadap Tuhan,
Negara Kesatuan Indonesia, dan mengikuti tata krama keluarga.
c. Setiap hari berbuat kebajikan .
Dwi Darma
1.
Siaga berbakti kepada ayah dan ibundanya.
2.
Siaga berani dan tidak putus asa.
Kode Kehormatan yang
disebutkan di atas adalah standar moral bagi seorang Pramuka Siaga dalam
bertingkah laku di masyarakat.
Satuan – Satuan terkecil dalam Pramuka Siaga disebut Barung dan satuan-satuan dari beberapa barung disebut Perindukan. Setiap Barung beranggotakan 5-10 orang Pramuka Siaga dan dipimpin oleh seorang Pemimpin Barung yang dipilih oleh anggota Barung itu sendiri. Masing-masing Pemimpin Barung ini nanti akan memilih satu orang dari mereka yang akan menjadi Pemimpin Barung Utama yang disebut Sulung. Sebuah Perindukan terdiri dari beberapa Barung yang akan dipimpin oleh Sulung.
Dalam
Pramuka Siaga ada tiga tingkat, yaitu :
- Siaga Mula.
- Siaga Bantu.
- Siaga Tata
Setiap anggota Barung yang telah menyelesaikan SKU (Syarat
Kecakapan Umum) berhak mengenakan TKU (Tanda Kecakapan Umum) sesuai
tingkatannya yang dikenakan pada lengan baju sebelah kiri dibawah tanda
barung berwarna dasar hijau TKU untuk Siaga berbentuk sebuah janur atau disebut
Mancung yakni bunga pohon kelapa yang baru tumbuh.
Wednesday, 11 March 2015
Bersiap-siap Menghadapi Krisis
Bersiap-siap Menghadapi Krisis
Mata uang Rupiah kita semakin tak berdaya. Rupiah terpuruk,
bahkan terparah sejak 1998, artinya krisis ekonomi semakin didepan mata. Bila pemerintah
tak sigap, maka hal terburuk bisa jadi kenyataan.
Masih segar dalam ingatan publik, krisis ekonomi moneter begitu parah di 1997 hingga 1998. Saat itu dolar bahkan menyentuh level Rp 25.000. krisis ekonomi waktu itu berdampak pada krisis politik. Gelombang demonstrasi dimana-mana dan situasi politik memperparah goncangan ekonomi.
Kini, Rupiah terpuruk lagi. Nilai tukar Rupiah yang ditransaksikan antar bank di Jakarta, terdepresiasi 49 poin ke level Rp12.975 per Dolar AS. Menurut analisis, pelemahan nilai tukar Rupiah lebih di dorong kuatnya data ekonomi Amerika Serikat sehingga menjadikan dolar AS mengalami penguatan terhadap berbagai mata uang dunia.
Analisis menyebut data ketenagakerjaan AS terus menunjukan tren penguatan. Pada februari terjadi penambahan jumlah tenaga kerja non pertanian AS 295.000 orang. Meningkatnya data pekerjaan AS itu, lanjut dia membawa tingkat pengangguran di AS turun menjadi 5,5 persen dari sebelumnya 5,7 persen dan merupakan angka terendah sejak 2008 menguatnya data ekonomi AS mendorong ekspektasi suku bunga AS (fed fund rate) akan dinaikkan secepatnya, sehingga mendorong sentimen negatif kepasar modal maupun kepasar valas di dalam negeri.
Pemerintah jangan tenang-tenang saja dengan rupiah yang melemah. Terkesan pejabat kita tak menganggap serius persoalan, bahkan ada kesan memang pemerintah sudah tak berdaya dengan pelemahan Rupiah.
Bank Indonesia juga tak berbuat banyak biasanya atas nama stabilitas moneter selalu melakukan intervensi pasar. Sekarang, publik tak tahu banyak soal itu. Intervensi pasar artinya mengeluarkan cadangan devisa sehingga nilai tukar menjadi stabil. Masyarakat bisa saja curiga, jangan-jangan cadangan devisa kita sudah menipis sehingga tak ada modal untuk intervensi pasar.
Rupiah melemah akibatnya bisa gawat. Sebab, harga BBM bisa naik karena komoditas tersebut di impor. Kalau BBM naik, maka harga jual ke konsumen juga harus di sesuaikan. Logikanya, panjang mata rantai Rupiah melemah. Pemerintah memang harus berbuat sesuatu. Bila tim ekonomi tak mampu bekerja, seharusnya Presiden membuat terobosan. Jangan sampai keadaan bertambah parah.
Berbahaya Meminum Air Berlebihan
Berbahaya Meminum Air Berlebihan
Minum delapan gelas air putih atau sekitar seliter
perhari sangat dianjurkan untuk mencegah dehidrasi dan menjaga tubuh tetap
sehat. Namun sebuah penelitian baru menunjukkan bahwa terlalu banyak minum air
juga tidak baik untuk kesehatan.
Air adalah obat alami untuk kesehatan, selain dapat diminum langsung, air sering dijadikan campuran untuk membuat jus. Air banyak dijual dalam kemasan galon ataupun botol jika dikonsumsi sesuai anjuran tidak berbahaya. Namun sebaliknya jika terlalu banyak minum air bisa berakibat buruk untuk tubuh.
Saat haus tidak dianjurkan minum berlebihan. Banyak minum air juga akan meningkatkan tekanan darah yang mengalir keginjal. Sistem peredaran darah juga akan rusak karena terlalu banyak menyaring air yang keluar. Kelebihan konsumsi air bisa menimbulkan kematian. Cairan tubuh akan mengencer dan mengakibatkan jumlah natrium dalam tubuh menjadi berkurang, dan sel-sel dalam tubuh akan membengkak, termasuk sel-sel otak yang dapat mengakibatkan hilangnya kesadaran, kejang bahkan dapat menjadi koma dan meninggal.
Meskipun demikian, dehidrasi juga harus dicegah. Berkeringat akan mengeluarkan banyak cairan tubuh. Untuk membantu agar cairan tubuh tidak berkurang bisa minum air mineral sesuai dari yang dianjurkan.
Seperti atlet pelari maraton yang banyak mengeluarkan keringat dianjurkan untuk tidak berlebihan minum air. Sebanyak 1600 kasus yang tercatat diseluruh dunia, saat merasa dehidrasi, bisa saja mereka akan minum air secara berlebihan yang berakibat buruk terhadap tubuh mereka.
The International Marathon Medical Directors Association, mendukung aksi ini, saat haus jangan minum berlebihan. Konsumsi air yang dianjurkan sekitar 0,03 liter per kg berat badan, jadi untuk orang yang bobot tubuhnya 100 kg maksimal minum air 3 liter perhari. Meskipun demikian anjuran minum air putih sebanyak satu liter perhari atau sekitar delapan gelas harus dilakukan, untuk mencegah terjadinya dehidrasi yang berlebihan.
Subscribe to:
Posts (Atom)

