Saturday, 14 March 2015

Rakyat Menanti Kerja Kabinet



Rakyat Menanti Kerja Kabinet



Tajuk Singgalang 13/03 2015

Pemerintah memberi nama Kabinet Kerja, sekarang kita menantikan kerja kabinet. Dua kata yang dibolak balik tapi maknanya mendalam. Kabinet kerja merupakan para menteri yang di suruh bekerja, kini setelah sekian bulan berlalu saatnya masyarakat menantikan hasil kerja  kabinet.

Kerja kabinet wajib ditagih karena semua kebutuhan masyarakat sekarang harganya mahal. Dilain pihak, mata uang nasional terus terpuruk. Rupiah anjlok dengan posisi terparah sejak 1998.  Masyarakat juga harus siap dengan kemungkinan terjadinya krisis moneter dan ekonomi.

Kini masyarakat menantikan menteri untuk bekerja keras. Rakyat butuh hasil karya nyata, bukan teori. Visi dan misi presiden akan jadi kenyataan, jika ditunjang oleh menteri yang mau berbuat bukan menteri yang hanya duduk dibelakang meja. Menteri juga harus memberikan keteladanan kepada publik. Menteri juga harus mau melanjutkan hal positif yang dibuat menteri sebelumnya. Pemerintahan kedepan jangan asal ganti kebijakan. Segala sesuatu harus dipikirkan masak-masak. Diperhitungkan segala sesuatunya.

Presiden Jokowi juga harus bertindak sekiranya menteri dipandang sudah tidak cakap, sebaiknya dilakukan pergantian. Sebab terlalu banyak persoalan bangsa yang kini tak jelas penanganannya. Menteri terjebak dalam eforia politik yang tak berkesudahan. Menteri ikut pula blusukan, sebagaimana layaknya presiden. Harusnya para menteri itu berbuat dan menyusun dan menjalankan program.

Masyarakat secara kasat mata, sekarang menyaksikan para menteri membuat panggung sendiri. Menteri terjebak dalam pencitraan diri sendiri. Menteri itu melupakan ada tugas pemerintahan yang harus diwujudkan. Menteri membuat gaya sendiri, namun entah apa yang hendak dituju. Ketika Rupiah anjlok menteri dengan tenang menyebut tidak usah panik. Seolah terlalu sederhana persoalan yang dihadapi bangsa. Padahal, mata uang yang anjlok bisa berakibat krisis ekonomi yang bisa berdampak pada tutupnya dunia usaha.

Menteri harusnya berpikir bagaimana mata uang bisa menguat lagi. Menteri ekonomi merupakan salah satu barometer pasar. Jika menteri ekonomi dipandang tidak kompeten, maka saham dan Rupiah akan terus anjlok.

Para menteri malah ramai-ramai menyebut rupiah terpuruk karena pengaruh global. Idealnya, menteri berpikir bagai menjadikan Rupiah tidak terus tertekan. Caranya, tentu dengan kebijakan. Masyarakat tentu kesal dengan pernyataan menteri yang ditanya wartawan tentang rupiah yang anjlok, lalu dijawab dengan santai serta menyebutnya sebagai masalah basi.  

Thursday, 12 March 2015

Anggota Muda Gerakan Pramuka



Anggota Muda Gerakan Pramuka
           
Pramuka Penggalang
Penggalang adalah sebuah golongan setelah pramuka Siaga. Anggota Pramuka Penggalang berusia dari 11 – 15 tahun. Disebut Pramuka Penggalang karena sesuai dengan kiasan pada masa penggalangan perjuangan bangsa Indonesia, yaitu ketika rakyat Indonesia menggalang dan mempersatukan dirinya untuk mencapai kemerdekaan dengan adanya peristiwa bersejarah yaitu konggres para pemuda Indonesia yang dikenal dengan " Soempah Pemoeda" pada tahun 1928 .
Kode kehormatan Kode Kehormatan bagi Pramuka Penggalang ada dua, Tri Satya (janji Pramuka Pengalang), dan Dasa Darma (ketentuan moral Pramuka Penggalang).
Adapun isinya adalah :

Trisatya Pramuka Penggalang
Demi kehormatanku aku berjanji akan bersungguh-sungguh :
1. Menjalankan kewajibanku terhadap Tuhan, Negara Kesatuan Republik Indonesi dan mengamalkan Pancasila.
2.   menolong sesama hidup dan mempersiapkan diri membangun masyarakat.
3.  Menepati Dasadarma.

Dasadarma Pramuka itu :
1.        Taqwa Kepada Tuhan Yang maha Esa.
2.        Cinta Alam dan kasih sayang sesama manusia.
3.        Patriot yang sopan dan kesatria.
4.        Patuh dan suka bermusyawarah.
5.        Rela menolong dan tabah.
6.        rajin, trampil dan gembira.
7.        Hemat, cermat dan bersahaja.
8.        Disiplin, berani dan setia.
9.        Bertanggungjawab dan dapat dipercaya.
10.    Suci dalam pikiran, perkataan dan perbuatan.

Satuan – satuan terkecil dalam Pramuka Penggalang disebut Regu dan Kesatuan dari beberapa Regu disebut Pasukan. Setiap Regu beranggotakan 5 – 10 orang Pramuka Penggalang dan dipimpin oleh seorang Pemimpin regu (Pinru) yang dipilih oleh anggota regu itu sendiri. Masing-masing Pemimpin Regu ini nanti akan memilih satu orang dari mereka yang akan menjadi Pemimpin regu Utama yang disebut Pratama. Pasukan yang terdiri dari beberapa regu tersebut dipimpin oleh seorang Pratama.
Dalam Golongan Pramuka Penggalang ada tiga tingkatan, yaitu:
1. Penggalang Ramu
2. Penggalang Rakit
3. Penggalang Terap

Setiap anggota Penggalang yang telah menyelesaikan SKU (Syarat Kecakapan Umum) berhak mengenakan TKU ( Tanda Kecakapan Umum ) sesuai tingkatannya yang dikenakan pada lengan baju sebelah kiri dibawah tanda barung berwarna dasar Merah. TKU untuk Penggalang berbentuk sebuah janur yang terlipat dua dengan gambar Manggar yakni nama bunga pohon kelapa.
           
 Pramuka Siaga
Siaga adalah sebutan bagi anggota Pramuka yang berumur 7 – 10 tahun. Disebut Pramuka Siaga karena sesuai dengan kiasan pada masa perjuangan bangsa Indonesia, yaitu ketika rakyat Indonesia mensiagakan dirinya untuk mencapai kemerdekaan dengan ditandai berdirinya Boedi Oetomo pada tahun 1908 sebagai tonggak awal perjuangan bangsa Indonesia.
Kode kehormatan
Kode Kehormatan bagi Pramuka Siaga ada dua,  yaitu Dwi Satya (janji Pramuka Siaga), dan  Dwi Darma (ketentuan moral Pramuka Siaga). Adapun isinya adalah :

Dwi Satya
a. Demi kehormatanku, aku berjanji akan : bersungguh-sungguh.
b. menjalankan kewajibanku terhadap Tuhan, Negara Kesatuan Indonesia, dan mengikuti tata krama keluarga.
c. Setiap hari berbuat kebajikan .
  
Dwi Darma
1.        Siaga berbakti kepada ayah dan ibundanya.
2.        Siaga berani dan tidak putus asa.
  
Kode Kehormatan yang disebutkan di atas adalah standar moral bagi seorang Pramuka Siaga dalam bertingkah laku di masyarakat.

Satuan – Satuan terkecil dalam Pramuka Siaga disebut Barung dan satuan-satuan dari beberapa barung disebut Perindukan. Setiap Barung beranggotakan 5-10 orang Pramuka Siaga dan dipimpin oleh seorang Pemimpin Barung yang dipilih oleh anggota Barung itu sendiri. Masing-masing Pemimpin Barung ini nanti akan memilih satu orang dari mereka yang akan menjadi Pemimpin Barung Utama yang disebut Sulung. Sebuah Perindukan terdiri dari beberapa Barung yang akan dipimpin oleh Sulung.
Dalam Pramuka Siaga ada tiga tingkat, yaitu :
  1. Siaga Mula.
  2. Siaga Bantu.
  3. Siaga Tata
Setiap anggota Barung yang telah menyelesaikan SKU (Syarat Kecakapan Umum) berhak mengenakan TKU (Tanda Kecakapan Umum) sesuai tingkatannya yang dikenakan pada lengan baju sebelah kiri dibawah tanda barung berwarna dasar hijau TKU untuk Siaga berbentuk sebuah janur atau disebut Mancung yakni bunga pohon kelapa yang baru tumbuh.

Wednesday, 11 March 2015

Bersiap-siap Menghadapi Krisis



Bersiap-siap Menghadapi Krisis

 
 Mata uang Rupiah kita semakin tak berdaya. Rupiah terpuruk, bahkan terparah sejak 1998, artinya krisis ekonomi semakin didepan mata. Bila pemerintah tak sigap, maka hal terburuk bisa jadi kenyataan.

Masih segar dalam ingatan publik, krisis ekonomi moneter begitu parah di 1997 hingga 1998. Saat itu dolar bahkan menyentuh level Rp 25.000. krisis ekonomi waktu itu berdampak pada krisis politik. Gelombang demonstrasi dimana-mana dan situasi politik memperparah goncangan ekonomi.

Kini, Rupiah terpuruk lagi. Nilai tukar Rupiah yang ditransaksikan antar bank di Jakarta, terdepresiasi 49 poin ke level Rp12.975 per Dolar AS. Menurut analisis, pelemahan nilai tukar Rupiah lebih di dorong kuatnya data ekonomi Amerika Serikat sehingga menjadikan dolar AS mengalami penguatan terhadap berbagai mata uang dunia.

Analisis menyebut data ketenagakerjaan AS terus menunjukan tren penguatan. Pada februari terjadi penambahan jumlah tenaga kerja non pertanian AS 295.000 orang. Meningkatnya data pekerjaan AS itu, lanjut dia membawa tingkat pengangguran di AS turun menjadi 5,5 persen dari sebelumnya 5,7 persen dan merupakan angka terendah sejak 2008 menguatnya data ekonomi AS mendorong ekspektasi suku bunga AS (fed fund rate) akan dinaikkan secepatnya, sehingga mendorong sentimen negatif kepasar modal maupun kepasar valas di dalam negeri.

Pemerintah jangan tenang-tenang saja dengan rupiah yang melemah. Terkesan pejabat kita tak menganggap serius persoalan, bahkan ada kesan memang pemerintah sudah tak berdaya dengan pelemahan Rupiah.

Bank Indonesia juga tak berbuat banyak biasanya atas nama stabilitas moneter selalu melakukan intervensi pasar. Sekarang, publik tak tahu banyak soal itu. Intervensi pasar artinya mengeluarkan cadangan devisa sehingga nilai tukar menjadi stabil. Masyarakat bisa saja curiga, jangan-jangan cadangan devisa kita sudah menipis sehingga tak ada modal untuk intervensi pasar.

Rupiah melemah akibatnya bisa gawat. Sebab, harga BBM bisa naik karena komoditas tersebut di impor. Kalau BBM naik, maka harga jual ke konsumen juga harus di sesuaikan. Logikanya, panjang mata rantai Rupiah melemah. Pemerintah memang harus berbuat sesuatu. Bila tim ekonomi tak mampu bekerja, seharusnya Presiden membuat terobosan. Jangan sampai keadaan bertambah parah.       



Berbahaya Meminum Air Berlebihan



Berbahaya Meminum Air Berlebihan

 Minum delapan gelas air putih atau sekitar seliter perhari sangat dianjurkan untuk mencegah dehidrasi dan menjaga tubuh tetap sehat. Namun sebuah penelitian baru menunjukkan bahwa terlalu banyak minum air juga tidak baik untuk kesehatan.

Air adalah obat alami untuk kesehatan, selain dapat diminum langsung, air sering dijadikan campuran untuk membuat jus. Air banyak dijual dalam kemasan galon ataupun botol jika dikonsumsi sesuai anjuran tidak berbahaya. Namun sebaliknya jika terlalu banyak minum air bisa berakibat buruk untuk tubuh.

Saat haus tidak dianjurkan minum berlebihan. Banyak minum air juga akan meningkatkan tekanan darah yang mengalir keginjal. Sistem peredaran darah juga akan rusak karena terlalu banyak menyaring air yang keluar. Kelebihan konsumsi air bisa menimbulkan kematian. Cairan tubuh akan mengencer dan mengakibatkan jumlah natrium dalam tubuh menjadi berkurang, dan sel-sel dalam tubuh akan membengkak, termasuk sel-sel otak yang dapat mengakibatkan hilangnya kesadaran, kejang bahkan dapat menjadi koma dan meninggal.

Meskipun demikian, dehidrasi juga harus dicegah. Berkeringat akan mengeluarkan banyak cairan tubuh. Untuk membantu agar cairan tubuh tidak berkurang bisa minum air mineral sesuai dari yang dianjurkan.

Seperti atlet pelari maraton yang banyak mengeluarkan keringat dianjurkan untuk tidak berlebihan minum air. Sebanyak 1600 kasus yang tercatat diseluruh dunia, saat merasa dehidrasi, bisa saja mereka akan minum air secara berlebihan yang berakibat buruk terhadap tubuh mereka.

The International Marathon Medical Directors Association, mendukung aksi ini, saat haus jangan minum berlebihan. Konsumsi air yang dianjurkan sekitar 0,03 liter per kg berat badan, jadi untuk orang yang bobot tubuhnya 100 kg maksimal minum air 3 liter perhari. Meskipun demikian anjuran minum air putih sebanyak satu liter perhari atau sekitar delapan gelas harus dilakukan, untuk mencegah terjadinya dehidrasi yang berlebihan.