Friday, 15 May 2015

Mensyukuri nikmat ALLAH SWT




Mensyukuri nikmat ALLAH SWT
 (Pidato)

Nabila Syahnurahim Warman
Alhamdulillahirabbil ‘alamin, wasshalatu wasshalamu ‘ala asrafil ambiyai wal mursalin, wa’ala alihi wasahbihi ajma’in.
Syukur Alhamdulillah, segala puji bagi Allah yang telah melimpahkan rahmat dan karunianya kepada kita, sehingga kita dapat berkumpul di TPQ-TPSQ Nurul Baroqah ini. Tak lupa shalawat beserta salam kita hadiahkan kepada junjungan kita yakni nabi besar Muhammad SAW, yang mana beliau telah membawa kita dari zaman jahiliyah ke zaman berilmu pengetahuan seperti yang kita rasakan sekarang ini.
Yang saya hormati, kak dian selaku guru pengajar TPQ-TPSQ Nurul Baroqah, dan seterusnya kepada rekan-rekan yang seperjuangan dengan saya.
ASSALAMU’ALAIKUM WR. WB
Kaum muslimin dan muslimat rahimah kumullah,
Pada kesempatan ini, perkenankanlah saya menyampaikan pidato singkat yang berjudul “Mensyukuri nikmat Allah”.
Seperti yang kita ketahui bahwasanya syukur itu adalah berterimakasih dan memuji Allah SWT atas seluruh nikmat yang telah diberikanNYA.
Begitu banyaknya nikmat Allah yang kita rasakan, seperti nikmat makan, nikmat kesehatan, tempat tinggal yang bagus, baju baru, jalan-jalan, termasuk berkumpul sekarang ini adalah kenikmatan dari Allah juga. Oleh karena itu, jangan sampai kita lupa untuk senantiasa bersyukur.
Nah, pengungkapan rasa syukur ini meliputi tiga hal:
-Pertama  :   Mengakui nikmat dalam bathin
Maksudnya adalah kita meyakini dalam hati bahwa yang kita rasakan itu adalah dari Allah.
-Yang Kedua          :Membicarakannya secara lisan dan tulisan
Jadi hendaklah kita senantiasa mengingat dan menyebut nikmat yang telah Allah berikan kepada kita.
-Cara bersyukur yang ketiga adalah dengan menjadikan nikmat dan karunia Allah sebagai sarana taat kepadaNYA.
Nah, apabila ketiga faktor tersebut mampu kita realisasikan, maka itulah hakikat syukur yang sebenarnya. Dan hanya orang berimanlah yang mampu bersyukur dengan sebaik-baiknya.
Sebagaimana janji Allah dalam Al-Quran Surat Ibrahim Ayat 7 yang berbunyi:
“La insyakartum la aziidannakum walaingkafartum inna ‘adzaabii lasyadiid”


Artinya: Sungguh bila kamu bersyukur atas nikmat-KU, akan KU tambah nikmat-KU kepadamu, namun apabila kamu mengingkari nikmat-KU sungguh adzab-KU amatlah pedih.
Hadirin-hadirat yang dirahmati Allah,
Jika kita dapat mengamalkan firman Allah tersebut, niscaya Allah akan melipatgandakan nikmatNYA dan menjauhkan adzabNya kepada kita semua.
Aamiin,,aamiin yaa Rabbal ‘alamiin…
Demikianlah yang dapat saya sampaikan, mudah-mudahan bermanfaat bagi bagi kita semua dan dapat kita amalkan dalam kehidupan kita. Atas segala kekurangan saya mohon maaf.
Wabillahi taufik wal hidayah,, Wassalamu’alaikum Wr Wb.

Sunday, 10 May 2015

Kenali Bakat Anak



Kenali Bakat Anak


Mengenali bakat anak juga merupakan salah satu dari tanggung jawab orang tua untuk bisa mengembangkan potensi buah hatinya. Setiap anak unik, mereka punya karakter yang berbeda. Orang tua akan terbantu bila sejak sedini mungkin bisa menggali dan mengenali potensi dan bakat pada diri anak-anaknya. Demikian pula sebaliknya, anak bisa menggali bakat serta potensi yang dimilikinya jika mendapat dorongan dan bimbingan dari orang tuanya.

Peran orang tua dalam mengenali potensi bakat anak dapat dilakukan dalam beberapa cara. Jika orang tua dapat mengenalinya lebih cepat, dapat langsung mengarahkan dan membimbing agar minat dan bakat tersebut bisa berkembang. Tentu saja orang tua harus jeli dan sabar dalam memperhatikan dan mengembangkan potensi yang dimiliki anak-anaknya.
Sebenarnya terdapat perbedaan antara bakat dan minat. Dimana minat adalah suatu kondisi ketika anak menyukai sesuatu, tetapi belum tentu memiliki kemampuan. Misalnya menyukai seni musik dan segala hal yang berkaitan dengannya, akan tetapi belum tentu bisa bernyanyi. Sedangkan bakat adalah suatu kemampuan ataupun kompetensi yang dimiliki dalam suatu hal.

Ada beberapa cara yang dapat digunakan dalam hal mengetahui bakat anak sejak kecil diantaranya: mengamati bakat dalam keluarga besar. Amati pola bakat yang ada di masing-masing keluarga besar,baik yang berasal dari Ayah maupun Ibu. Misalnya, orang tua yang memiliki potensi dan bakat di bidang musik, kemungkinan, bakat tersebut turun pada anaknya. Proses menemukan bakat pada anak tak perlu dengan cara banyak les atau kursus, apalagi jika anak sama sekali tidak berminat. Sebab hal tersebut akan membuang waktu dan tenaga. Penggalian potensi harus sejalan dengan minat serta bakat anak. Jika anak menikmati, bakat dan potensi kecerdasannya pun akan muncul.

Bakat anak juga bisa di pupuk dengan memberikan perhatian, seperti memberikan sarana, prasarana, serta meluangkan waktu mendampingi anak latihan, mengikutkan anak berbagai lomba dan sebagainya. Buatlah suasana yang mendukung anak untuk mewujudkan bakatnya sehingga bisa berkembang dengan baik.

Untuk mencuatkan bakat, perlu komitmen dan kesungguhan dalam menjalaninya. Sebab, proses dari potensi dan minat mewujud jadi bakat itu perlu waktu dan latihan. Lakukan latihan secara konsisten, karena untuk teraktualisasi menjadi bakat butuh stimulasi yang tetap dan terus menerus membentuk kebiasaan. Ibarat tanaman, perlu pupuk dan disiram serta dirawat dan diperhatikan.

Hal penting yang perlu diperhatikan, pengembangan bakat terutama bakat anak dari dini bukanlah hal yang instan, melainkan memerlukan proses yang tidak pendek. Makin sering dalam melakukan berbagai macam latihan, mengikuti lomba atau pun turut langsung dalam berkompetisi, maka potensi serta bakat akan makin teruji dan terasah dan bakat itu makin muncul.        

Wednesday, 6 May 2015

Hidup Sehat Dengan Asupan Sehat



Hidup Sehat Dengan Asupan Sehat

Stamina tubuh yang fit merupakan salah satu kunci seseorang dalam menjalani aktifitas kesehariannya. Bayangkan saja, apa yang bisa anda lakukan dalam hidup jika tubuh tidak fit dan bugar? Pastinya akan banyak pekerjaan yang terbengkalai. Belum lagi jika daya ingat menurun, pastinya banyak tujuan hidup yang tidak tercapai karenanya.
 
Untuk mendapatkan tubuh yang bugar dengan daya ingat yang tinggi, diperlukan pola hidup dan pola makan yang juga sehat. Zaman dulu orang memanfaatkan sari pati ayam sebagai andalan. Sekitar 180 tahun yang lalu, Henderson William Brand, seorang koki kerajaan Inggris, menciptakan resep sari pati ayam sebagai hidangan untuk memulihkan kondisi kesehatan keluarga kerajaan yang baru saja sakit. Ternyata resepnya tersebut cukup manjur dan menjadi hidangan keluarga kerajaan.

Sari pati ayam pun kemudian diakui manfaatnya yang cukup besar dalam menjaga stamina tubuh. Bahkan, bukan hanya itu, dari beberapa penelitian yang pernah dilakukan, saripati ayam juga dapat meningkatkan daya ingat seseorang serta melancarkan ASI Ibu menyusui.

Kelelahan yang terjadi pada profesional muda saat ini sering kali disebabkan oleh beban mental yang terlalu berat. Belum lagi kemacetan lalu lintas yang akhir-akhir ini semakin padat, sari pati ayam yang memiliki sumber protein baik ini memiliki manfaat yang cukup besar dalam proses pemulihan stamina seseorang. Sari pati ayam juga mengandung asam amino yang bermanfaat untuk mengoptimalkan daya pikir sehingga menjadi lebih responsif dan meningkatkan daya ingat.

Sari pati ayam ini dapat anda buat sendiri dirumah. Caranya dengan mengukus ayam pilihan hingga belasan jam lamanya sampai si ayam mengeluarkan cairan. Sayangnya membuat sari pati ayam secara tradisional hasil akhirnya masih mengandung lemak dan kolesterol yang kurang baik bagi kesehatan tubuh.

Dipasaran, tersedia tersedia pula suplemen sari pati ayam yang alami. Bedanya teknologi tinggi yang diadopsi ini berhasil memisahkan kadar lemak dan kolesterolnya, sehingga memberikan manfaat yang lebih banyak bagi tubuh.  

Saturday, 2 May 2015

Hati-Hati Cyber Crime Merajalela



Hati-Hati Cyber Crime Merajalela


Cyber crime atau kejahatan dunia maya merupakan istilah baru yang muncul dalam kepustakaan hukum pidana dan kriminologi. Dari sisi terminologi menurut kepolisian Inggris, cyber crime adalah segala macam penggunaan jaringan komputer untuk tujuan kriminal  atau kriminal berteknologi tinggi dengan menyalahgunakan kemudahan teknologi digital.

Laporan seputar kejahatan cyber terbaru yang terjadi adalah dibobolnya rekening nasabah sejumlah bank di Indonesia. Tak tanggung-tanggung, aksi cyber crime ini berhasil membobol dana nasabah hingga 130 miliar rupiah. Disebutkan jika pelaku kejahatan ini adalah warga negara asing yang masih dalam pengejaran. Dalam aksinya sang pelaku memakai malware sebagai senjata. Modusnya adalah dengan menyebarkan virus jahat ini ke perangkat-perangkat yang terkoneksi lantas menyamar sebagai situs resmi bank terkait. Nasabah yang mengakses layanan e-banking tidak menyadari seolah-olah bertransaksi langsung dengan pihak bank tanpa menyadari tengan jadi korban.

Kasus kejahatan cyber tak hanya berkutat dalam soal uang saja. Skandal penyadapan presiden SBY dan beberapa pejabat  yang ditenggarai melibatkan intelijen asing sempat menjadi topik hangat di Indonesia. Seiring dengan munculnya internet dan layanan data seluler, sebagian orang berpikir jika aktivitas di internet tidak bisa di ketahui. Padahal semua data aktivitas itu bisa saja diperoleh dengan mudah oleh pihak tertentu.

Di Indonesia aksi kejahatan didunia maya masih begitu rentan baik dari segi perlindungan maupun regulasi, soal aturan cyber crime yang merupakan wilayah penting yang hendak disentuh undang-undang informasi dan transaksi elektronik (UU ITE) masih belum memuaskan. Pasalnya, konten dalam regulasi ini malah melebar mengatur semua informasi yang ada di internet. UU ITE seharusnya  hanya mengatur soal transaksi elektronik untuk mengantisipasi adanya cyber crime.

Tak pelak, urgensi pembenahan regulasi terkai ranah teknologi informasi kian mendesak. Disisi lain keberadaan aturan yang memayungi persoalan cyber crime ini masih menjadi pro dan kontra. Termasuk juga support dari aparat hukum terkait seperti polisi, hakim, jaksa, dan pengacara.

Sebagian praktisi menyarankan jika pengguna internet tak sembarangan menyimpan data penting atau hal yang bersifat pribadi di dunia maya.  Baik itu di situs jejaring sosial, email ataupun dilayanan cloud yang kini tengah marak kecualin dalam kondisi darurat, ada baiknya, menjauhkan semua itu dari internet.