Monday, 9 March 2015

Laporan Perjalanan ke Papua (1)




 Laporan Perjalanan ke Papua (1)


 Kwartir Cabang 0305 Gerakan Pramuka Kabupaten Padang Pariaman, Sumbar, turut mengikuti Raimuna Nasional X Tahun 2012, yang berlansung tanggal 8 – 15 Oktober 2012 di Bumi Perkemahan Waena, Jayapura, Papua. Semula perjalanan itu direncanakan via udara, namun karena masalah, akhirnya dilakukan via darat dan udara. Bagaimana perjalanan sulit tersebut dilakukan, berikut laporan D. Warman Chaniago, SH, MH, wartawan BINNews, yang disajikan secara bersambung.

            Ah…… Pramuka, bagi sebagian orang mungkin beranggapan kalau hanya tepuk tangan dan nyanyi. Terlalu enteng kedengarannya. Tapi apakah seringan itu permasalahan yang ada dalam Pramuka dan apakah memang hanya itu yang dilakukan oleh Pramuka. Ternyata tidak, cukup banyak dan komplek persoalan yang ada dalam Pramuka dan juga begitu banyak dan mulia tujuan yang ingin diraih dan dicapai oleh Gerakan Pramuka.

Diantara tujuan itu adalah untuk membentuk setiap Pramuka agar memiliki kepribadian yang beriman, bertakwa, berakhlak mulia, berjiwa patriotik, taat hukum, disiplin, menjunjung tinggi nilai-nilai luhur bangsa, berkecakapan hidup, sehat jasmani dan rohani. Kemudian menjadi warga negara yang berjiwa Pancasila, setia dan patuh kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia serta menjadi anggota masyarakat yang baik dan berguna, yang dapat membangun dirinya sendiri secara mandiri serta bersama-sama bertanggungjawab atas pembangunan bangsa dan negara, memiliki kepedulian terhadap sesama hidup dan alam lingkungan. Tujuan tersebut tercantum dengan jelas dalam pasal 3 Anggaran Dasar Gerakan Pramuka.

Lalu, kenapa orang lebih sering melihat anggota Pramuka tepuk tangan dan nyanyi ? Itulah beda Gerakan Pramuka dengan organisasi kemasyarakatan lainnya. Untuk mencapai tujuan dan sasarannya, Gerakan Pramuka mempergunakan metode belajar interaktif dan progresif yang dilaksanakan melalui pengamalan Kode Kehormatan Pramuka, belajar sambil melakukan, kegiatan yang berkelompok dengan sistim satuan terpisah antara putera dan puteri, adanya kerjasama dan berkompetisi dengan kegiatan yang menarik dan menantang di alam terbuka. Lalu ada orang dewasa yang disebut pembina yang memberikan bimbingan, dorongan, dan dukungan. Untuk memberikan motivasi kepada anggota Pramuka, juga ada penghargaan berupa tanda kecakapan.

Dalam menjalankan metode kepramukaan sebagaimana dimaksudkan itu, digunakan sistem among dan kiasan dasar. Sistim among adalah proses pendidikan kepramukaan yang membentuk peserta didik agar berjiwa merdeka, disiplin, dan mandiri dalam hubungan timbal balik antar, yang pelaksanaannya dilakukan dengan prinsip kepemimpinan di depan menjadi teladan, di tengah membangun kemauan, di belakang mendorong dan memberikan motivasi kemandirian. Sedangkan adalah penyelenggaraan kepramukaan yang bersumber dari sejarah perjuangan dan budaya bangsa.

Untuk mencapai kesemuanya itu, bermacam kegiatan dilakukan, diantaranya melalui kegiatan penjelajahan, hiking, perkemahan seperti jambore, kemah bhakti, lomba tingkat (LT), raimuna, perkemahan wirakarya, kemah bhakti, perkemahan sabtu minggu dan perkemahan jumat, sabtu, minggu dan lain-lain. Pramuka juga terlibat aktif secara lansung dalam kegiatan kemanusiaan, baik dalam menggalang dana maupun turun tangan lansung dalam berbagai musibah dan bencana alam. Anggota Pramuka juga dalam menciptakan ketertiban dan perdamaian dunia. Jadi, tepuk tangan dan nyanyi hanyalah sebagian kecil dari kegiatan Pramuka yang bermanfaat dan bertujuan mulia itu. Tepuk tangan dan nyanyi, selain hiburan dan menggairahkan semangat kepramukaan, juga mengandung unsur pendidikan dan mengobarkan semangat perjuangan dan nasionalis.

Pendidikannya juga dibagi sesuai dengan tingkat umur. Anggota Pramuka itu ada anggota muda dan ada anggota dewasa. Anggota muda adalah peserta didik yang berusia antara 7 – 25 tahun. Sedangkan anggota dewasa umur 26 tahun keatas, yang disebut Pembina. Anggota muda juga terbagi dalam Pramuka Siaga, usia antara 7 – 10 tahun, Pramuka Penggalang, usia antara 11 – 15 tahun, Pramuka Penegak, usia antara 16 – 20 tahun dan Pramuka Penegak Pandega, usia antara 21 – 25 tahun.

Atas dasar semangat dan cita-cita itu, kenapa saya dan kawan-kawan begitu mencintai dan menikmati menjadi anggota Pramuka. Seperti pameo yang sudah berkembang ditengah-tengah anggota Pramuka, kalau sudah terminum air kacu Pramuka, jangan harap bisa melupakannya. Kalau sudah begitu berlakulah motto Sekali Layar Terkembang, Pantang Surut Kembali”.

Bagi saya dan mungkin hampir semua kawan-kawan yang aktif dalam kepramukaan, Pramuka sudah menjadi belahan jiwa dan menjadi rumah kedua. Apalagi sudah berpuluh tahun masuk Pramuka, merahnya darah kami, sudah melebihi merahnya warna kacu Pramuka. Tidak ada gunung yang terlalu tinggi dan tidak ada jurang yang terlalu dalam. Setinggi dan seterjal apapun gunug itu, kalau kami bilang tundukkan, pasti kami daki dan tundukkan. Begitu juga dengan lautan. Sedalam apapun lautnya, kalau kami bilang renangi dan selami, pasti kami lakukan.

Saya masuk Pramuka sejak kelas IV SD dan sampai sekarang tidak pernah terputus. Pramuka sudah membawa saya ke Malaysia, Singapura, Thailand dan Brunei Darussalam. Pramuka sudah membawa saya mengunjungi hampir sebagian besar daerah di tanah air tercinta ini. Pramuka juga membuat saya mempunyai saudara angkat di Tentera Diraja Malaysia, Pramuka juga membawa saya berkenalan dengan salah seorang putera pejabat kerajaan Brunei Darussalam. Berbagai posisi dan jabatan juga dipercayakan kepada saya di Gerakan Pramuka. Terakhir jabatan saya adalah Sekretaris Kwartir Cabang 0305 Gerakan Pramuka Kabupaten Padang Pariaman.

Begitu juga dengan putera-puteri saya. Darah Pramuka yang saya miliki, turun sepenuhnya kepada kelima orang putera puteri saya. Sering memang, saya berselisih paham dengan istri, karena dia kurang mendukung anak-anak masuk Pramuka dan terlibat aktif dalam kegiatan kepramukaan. Namun kalau untuk yang satu ini saya selalu berpihak pada anak-anak. Beberapa orang diantara anak-anak saya juga sudah beberapa kali mengikuti kegiatan kegiatan Pramuka ditingkat nasional dan internasional… (Bersambung)

No comments:

Post a Comment