Tuesday, 17 March 2015

Memanfaatkan Konten Digital



Memanfaatkan Konten-Konten Digital

Guru belum optimal memanfaatkan konten digital sebagai bahan pembelajaran untuk murid, sosialisasi, pelatihan dan pendampingan guru untuk pengembangan konten digital perlu digiatkan. Keragaman konten digital dapat memperkaya, membuat pembelajaran lebih menarik, dan menyenangkan.

Kementerian pendidikan dan kebudayaan mencatat ada sekitar 70.000 konten. Konten digital tersebut berbentuk gambar, audio, animasi, video, dan buku digital terkait pendidikan. Saat ini konten digital terbanyak berbentuk teks, yakni buku dan modul.

Guru hanya mengarahkan murid mencari bahan di internet, tidak menyediakan. Dari total sekitar 3 juta guru di Indonesia, baru sekitar 90.000 guru aktif menggunakan internet sebagai teknologi pembelajaran. Guru sebenarnya memerlukan sosialisasi terkait pentingnya pemanfaatan konten digital. 

Sosialisasi juga bisa dengan turun langsung ke sekolah. Untuk memudahkan guru memanfaatkan konten digital, pelatihan teknologi informasi dan komunikasi, termasuk membuat konten digital, masih perlu ditingkatkan. Sejauh ini baru ada 10.000 guru master, yaitu guru yang telah mendapatkan pelatihan dan dapat melatih guru lain. Padahal, sudah 117.277 sekolah atau 50% dari total sekolah di Indonesia telah dapat mengakses internet pada pertengahan 2014.

Namun pemerintah jangan hanya menjalankan program pelatihan, tetapi juga mengevaluasi dan kemudian ada pendampingan bagi guru untuk membuat konten berbentuk teks, guru sebaiknya digiatkan membuat blog sehingga dapat aktif menulis.   

No comments:

Post a Comment