Monday, 16 March 2015

Ayo ke Pariaman ke pantai Gandoriah



Ayo ke Pariaman ke pantai Gandoriah
Kota Pariaman adalah sebuah kota yang terletak di provinsi Sumatera Barat, Indonesia. Kota ini berjarak sekitar 56 km dari kota Padang atau 25 km dari Bandara Internasional Minangkabau.


Pariaman memiliki berbagai panorama wisata laut salah satunya pantai Gandoriah yang menjadi keunggulan utama pantai ini. Di lepas pantai setidaknya terdapat gugusan 6 pulau kecil yang terlihat bagaikan menghias wisata ini. Keenam pulau itu adalah Pulau Kasiak, Pulau Angso, Pulau Tangah, Pulau Ujung, Pulau Gosong dan Pulau Bando.

Selain dapat dinikmati sebagai bagian dari panorama lautnya, sebagian besar pulau ini dapat disinggahi dengan waktu tempuh perjalanan sekitar 20 menit, salah satunya pulau kasiak. Perjalanan dari pantai Gandoriah dengan tiket perahu motor Rp 35.000 pulang pergi untuk setiap penumpang.

Disamping menikmati keindahan panoramanya, pantai ini juga menyajikan berbagai aktivitas rekreasi laut yang bisa menjadi pilihan saat liburan. Diantaranya, renang, selancar, sepak bola pantai, jetski, banana boat, juga ada sepeda santai yang panjang  dan dapat di naiki oleh 3 orang. Sepeda ini bisa di sewa oleh pengunjung dan bermacam jenis olah raga pantai lainnya.

Keunggulan yang dimiliki Pantai Gandoriah juga didukung oleh aksesnya yang strategis. Posisinya yang berada di pusat kota, menjadikan akses transportasi umum seperti angkot dan bus antar kota tidak terlalu sulit kita temukan di sini.

Selain itu, terdapat jalur kereta yang menghubungkan langsung pantai ini dengan Kota Padang. Bahkan, posisi stasiunnya pun tepat berada di depan gerbangnya. Tidak heran jika PT. KAI pun kemudian menghadirkan rute perjalanan kereta wisata jurusan Padang-Pariaman yang beroperasi 2 kali setiap satu harinya.

Menurut catatan dinas pariwisata setempat, intensitas kunjungan wisatawan ke pantai ini relatif tinggi, khususnya pada akhir pekan dan pada event-event budaya seperti Festival Tabuik.
Setiap tahunnya, pantai ini memang menjadi lokasi penyelenggaraan acara puncak tradisi tabuik, yaitu saat pembuangan tabuik ke laut. Karenanya, jika saat momentum tersebut tiba, pantai ini berubah menjadi lautan manusia yang datang dari berbagai penjuru daerah bahkan ada yang sengaja datang dari luar provinsi Sumatra Barat.

Dari pengalaman penulis yang sering berkunjung di Pantai Gandoriah ini pemerintah kota harus membenahi kembali aset wisata ini. Pertama, Pemkot harus menata kembali pedagang yang berjejer disepanjang pantai yang menutupi indahnya pesisir pantai tersebut, jangan sampai pula pantai ini menjadi seperti pantai Padang yang saya lihat sudah sembraut sulit untuk di tertibkan.


Yang kedua, banyaknya pengamen dipantai ini menjadikan liburan sebagian besar keluarga agak terganggu dengan aktivitas mereka. Yang ketiga, tidak sedikit pula para peminta-minta sumbangan untuk pribadi maupun mengatasnamakan yayasan untuk suatu daerah. 

Yang ke empat, mungkin ada beberapa armada ilegal yang tidak terdaftar didinas pariwisata untuk mengangkut pengunjung menuju ke pulau kasiak ini khusus untuk keselamatan penumpang, mulai dari asuransi keselamatan, pelampung tidak memadai, dan juga ada awak kapal yang merokok dekat pengendali mesin kapal yang terdapat banyak cadangan bahan bakar minyak di dekat itu nah hal-hal seperti ini harus ditindak sebelum terjadinya hal yang tidak di inginkan. Ini catatan saya mudah-mudahan bermanfaat bagi kita semua Aamiin.

Ayo ke pariaman ke Pantai Gandoriah membuat Anda bakal ketagihan. Makanya, setiap hari libur atau peringatan hari besar lainnya, kawasan objek wisata Pantai Pariaman ini nyaris selalu dipadati pengunjung.


  

No comments:

Post a Comment