Sunday, 15 March 2015

Karier Perempuan Berakhir di Usia 45



Karier Perempuan Berakhir di Usia 45

Kemajuan karier seorang wanita berhenti pada saat dia mencapai usia 45 tahun. Ros Altmann dari Departemen pekerjaan Amerika Serikat menerima laporan yang mengatakan bahwa kemajuan bakat seorang wanita berhenti di sekitar usia 45 tahun.

Penelitian yang didukung oleh pemerintah ini menemukan, perusahaan mencoret staf perempuan dewasa dengan tidak merekrut, melatih dan mempromosikan mereka. Perempuan lebih tua menghadapi hambatan tertentu di tempat kerja, kata Altmann seperti dilansir dari laman Independent. Sebagai contoh katanya melanjutkan, perkembangan bakat perempuan berhenti disekitar usia 45. Setelah itu, sikap di tempat kerja biasanya berubah.

Sementara, lelaki juga menghadapi diskriminasi usia. Namun kemajuan karier mereka berakhir satu dekade kemudian daripada perempuan, sekitar 55 tahun. Penelitian ini bertanya kepada para eksekutif bagian sumber daya manusia, karyawan dan para bos. Altmann menemukan, perempuan yang hampir mencapai usia pertengahan, telah melewati masa produktif untuk mendapatkan bayaran lebih baik.

Para pekerja dengan bos lebih muda menghadapi diskriminasi terburuk, mereka semakin dituntut memiliki kemampuan teknologi, termasuk pengetahuan tentang media sosial. Meskipun begitu Altmann berkata, banyak pengusaha keliru menganggap staf lebih tua yang kurang akrab dengan teknologi komputer tidak dapat belajar. Mereka menganggap akan gagal melatih sehingga membuat perusahaan akan jauh tertinggal.

Selain itu perempuan menghadapi lapisan tambahan diskriminasi dari pengusaha yang menginginkan staf perempuan yang memiliki penampilan tertentu tambahnya. Penelitian melaporkan, prospek promosi untuk perempuan yang lebih tua terbatas karena perkembangan bakat mereka berhenti disekitar usia 45 tahun.

Altmann pun meluruskan, menurutnya adalah hal yang salah untuk mencoret seseorang karena usia mereka. Dia menambahkan ini semestinya tidak bisa diterima, sama halnya saat memutuskan untuk tidak mempromosikan atau melatih karyawan untuk peningkatan karier karena ras mereka. Ini adalah diskriminasi murni.

Banyak perempuan dan laki-laki mencapai produktivitas tertinggi mereka di usia lima puluhan. Laporan penelitian ini dikhususkan untuk industri televisi sebagai contoh utama. Penelitian ini mengklaim bahwa perempuan yang lebih tua jauh lebih kecil kemungkinannya untuk dipertahankan sebagai pembaca berita utama atau presenter.  

No comments:

Post a Comment