Karier Perempuan
Berakhir di Usia 45
Kemajuan
karier seorang wanita berhenti pada saat dia mencapai usia 45 tahun. Ros Altmann
dari Departemen pekerjaan Amerika Serikat menerima laporan yang mengatakan
bahwa kemajuan bakat seorang wanita berhenti di sekitar usia 45 tahun.
Penelitian
yang didukung oleh pemerintah ini menemukan, perusahaan mencoret staf perempuan
dewasa dengan tidak merekrut, melatih dan mempromosikan mereka. Perempuan lebih
tua menghadapi hambatan tertentu di tempat kerja, kata Altmann seperti dilansir
dari laman Independent. Sebagai contoh katanya melanjutkan, perkembangan bakat
perempuan berhenti disekitar usia 45. Setelah itu, sikap di tempat kerja
biasanya berubah.
Sementara,
lelaki juga menghadapi diskriminasi usia. Namun kemajuan karier mereka berakhir
satu dekade kemudian daripada perempuan, sekitar 55 tahun. Penelitian ini bertanya
kepada para eksekutif bagian sumber daya manusia, karyawan dan para bos.
Altmann menemukan, perempuan yang hampir mencapai usia pertengahan, telah
melewati masa produktif untuk mendapatkan bayaran lebih baik.
Para pekerja
dengan bos lebih muda menghadapi diskriminasi terburuk, mereka semakin dituntut
memiliki kemampuan teknologi, termasuk pengetahuan tentang media sosial. Meskipun
begitu Altmann berkata, banyak pengusaha keliru menganggap staf lebih tua yang
kurang akrab dengan teknologi komputer tidak dapat belajar. Mereka menganggap
akan gagal melatih sehingga membuat perusahaan akan jauh tertinggal.
Selain itu
perempuan menghadapi lapisan tambahan diskriminasi dari pengusaha yang
menginginkan staf perempuan yang memiliki penampilan tertentu tambahnya. Penelitian
melaporkan, prospek promosi untuk perempuan yang lebih tua terbatas karena
perkembangan bakat mereka berhenti disekitar usia 45 tahun.
Altmann pun
meluruskan, menurutnya adalah hal yang salah untuk mencoret seseorang karena
usia mereka. Dia menambahkan ini semestinya tidak bisa diterima, sama halnya
saat memutuskan untuk tidak mempromosikan atau melatih karyawan untuk peningkatan
karier karena ras mereka. Ini adalah diskriminasi murni.
Banyak perempuan
dan laki-laki mencapai produktivitas tertinggi mereka di usia lima puluhan. Laporan
penelitian ini dikhususkan untuk industri televisi sebagai contoh utama. Penelitian
ini mengklaim bahwa perempuan yang lebih tua jauh lebih kecil kemungkinannya
untuk dipertahankan sebagai pembaca berita utama atau presenter.
No comments:
Post a Comment